5 Contoh UMKM di Desa dengan Potensi yang Sangat Menguntungkan
Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM bisa menjadi upaya untuk menggerakkan perekonomian suatu desa. Kalau Anda ingin membuat usaha tanpa perlu modal besar, tak ada salahnya mencoba terjun ke UMKM. Pasalnya, kini sudah banyak contoh UMKM di desa yang sukses dan merenggut banyak keuntungan.
UMKM adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria. Berdasarkan Undang-Undang, UMKM memiliki omset yang lebih kecil dari perusahaan sehingga usaha ini bisa dimulai dengan modal yang tidak besar. Menjalankan sebuah UMKM di desa bisa menjadi pilihan tepat untuk mendapat penghasilan atau bahkan menjadi daya tarik desa itu sendiri.
Masih bingung akan memulai usaha jenis apa? Berikut sejumlah contoh UMKM yang bisa diterapkan di desa dan berpotensi untung besar.
Contoh UMKM Yang Menguntungkan Desa
1. Warung Sembako
Salah satu contoh UMKM di desa yang menguntungkan adalah warung sembako. Sembako merupakan kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari. Membangun warung sembako bisa menjadi bantuan kilat bagi masyarakat untuk membeli kebutuhan mereka. Tentunya akan membantu warga, khususnya di sekitar warung. Mereka tidak perlu berjalan jauh untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Pengusaha warung sembako tidak perlu khawatir mencari pembeli. Sebab warung ini menyediakan berbagai kebutuhan dasar yang biasa dicari sehari-hari. Barang-barang yang dijual juga harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar mendatangkan banyak pelanggan.
2. Bisnis Transportasi
Menciptakan moda transportasi di pedesaan dapat membantu mobilitas masyarakat. Bagi warga yang mungkin memiliki kendaraan seperti motor, bisa dimanfaatkan untuk ojek. Pemilik motor dapat menyediakan jasa antar-jemput bagi warga desa.
Jasa ojek ini juga bisa disewa secara bulanan oleh para orang tua untuk mengantar-jemput anaknya ke sekolah. Tarifnya tentu bisa lebih terjangkau bagi pengguna jasa, dan penyedia jasa bisa mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya.
3. Sewa Penginapan Kecil
Kini ada pula desa yang dijadikan sebagai tempat wisata. Kalau Anda punya modal lebih atau memiliki aset di kampung halaman, bisa memanfaatkannya dengan membuat penginapan kecil-kecilan. Menyewakan sebuah tempat penginapan merupakan salah satu bisnis yang prospektif dan potensial di daerah pedesaan. Modal dari bisnis ini bisa dimulai dari tempat tinggal yang disulap menjadi wisma atau hotel kelas melati berskala kecil.
4. Pangkas Rambut
Contoh UMKM di desa yang berpotensi untung besar lainnya adalah usaha pangkas rambut. Jika suatu desa belum memiliki tempat pangkas rambut, usaha ini memiliki peluang yang menjanjikan. Tempat pangkas rambut sangat dicari-cari oleh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan. Akan lebih baik jika pelaku usaha menyediakan layanan lain, seperti cuci rambut dan creambath.
Tarifnya perlu disesuaikan dengan pendapatan masyarakat sekitar. Pelaku usaha dapat memberikan layanan terbaik sebisanya. Hal ini bisa diupayakan dengan mengikuti perkembangan gaya rambut dari waktu ke waktu.
5. Jasa Laundry
Modal menyediakan jasa laundry kiloan bisa jadi contoh UMKM di desa yang menguntungkan. Usaha ini bisa dilakukan di rumah, hanya bermodalkan mesin cuci, setrika listrik, timbangan, detergen, dan parfum. Jangan lupa memasang banner agar masyarakat tahu ada jasa laundry di dekat mereka.
sumber: https://www.acc.co.id/info-terkini/15-contoh-umkm-di-desa-dengan-potensi-untung-besar






